Sabtu, 13 Januari 2018

MUSLIMPRENEUR

Islam adalah agama yang sempurna. Maka kita sebagai seorang muslim harus melakukan apapun yang diperintahkan oleh Al-Quran sebagai pedoman kita di dunia.

Dan didalam Al Quran salah satunya adalah mengajarkan kita untuk bekerja.

Coba kita renungkan beberapa arti dari ayat Al Quran berikut ini..

"Oleh karena itu, apabila shalat (Jumat) telah ditunaikan maka bertebaranlah kamu dimuka bumi dan carilah karunia (rezeki) Allah." (Q.S. Al Jumuah:10)

"Dan katakanlah: Bekerjalah kalian, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang yang beriman akan melihat pekerjaan kalian itu." (Q.S. At-Taubah:105)

"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akherat, dan janganlah kamu melupakan bahagiamu dari (kenikmatan) duniawi." (Al-Qashash:77)

Inilah salah satu ajaran Islam yang mengharuskan kita untuk bekerja keras, tidak hanya untuk beribadah saja.

Islam pun mengakui kita perlu untuk menjadi seorang wirausaha, kalau bisa disebut seorang muslimpreneur.

Muslimpreneur?



Apa itu?

Ya... seorang preneur atau wirausahawan yang berlandaskan dengan Islam. Atau lebih mudahnya seorang pengusaha muslim.

Seorang muslimpreneur itu sangat kreatif, inovatif, bekerja keras, ulet, pantang menyerah, berani mengambil resiko, sanggup melihat peluang dan taat akan agama. Dan itulah kita.

Jiwa yang harus selalu kita miliki sebagai seorang muslimpreneur...

Bagaimanapun kondisi yang sedang menghadang kita, selalu berjiwa besar dan berpikir positif karena ada Sang Maha Kaya dan Maha Agung yang akan selalu membantu serta mendampingi.

Makanya seorang muslimpreneur harus kuat akidah dan akhlaqnya, agar tidak terjerumus dalam hal-hal negatif yang membuat dirinya semakin jatuh dalam kerugian.

Baik kerugian dunia maupun akherat...

Dan salah satu kiblat seorang muslimpreneur sejati adalah Baginda Rasulullah SAW...

Ya... kita tahu sejak kecil baginda Rasul sudah punya jiwa wirausaha semenjak mendampingi pamannya Abu Thalib berbisnis. Jiwa Wirausahawan itu pun tidak hanya sebentar bahkan sampai umur beliau 40 tahun kemudian diangkat menjadi Nabi.

Sampai pada usia 25 tahun pun kita tahu bahwa Rasulullah sempat mendapat julukan Al Amiin. Jiwa Entrepreneurship Rasulullah itu dibentuk oleh pengaruh Keluarga dan lingkungan.

Maka tidak heran orang-orang terdekat Rasulullah itu pandai sekali dalam berwirausaha.

Untuk membentuk jiwa muslimpreneur yang ada dalam diri kita maka punyai akhlaq seperti,

- niatkan yang lurus
- jujur
- toleran
- dapat dipercaya
- amanah
- menepati janji
- berbisnis yang tidak dilarang syariat
- tidak memakan harta yang bathil
- selalu belajar menambah ilmu agama yang terkait dengan muamalah.

Mohon maaf kalau ada salah-salah kata...
Semoga bermanfaat...
"Selalu-lah ingat Allah dan Banyak Bersyukur"


EmoticonEmoticon