Sabtu, 06 Januari 2018

PEMARAH

Ada sebuah cerita fiksi yang layak untuk kita ambil hikmah didalamnya.

Yuk... mari kita simak !

Dikisahkan ada seorang pemuda yang sangat mudah sekali marah. Ada hal yang kurang enak langsung marah, walaupun entah itu siapa yang salah tetap saja langsung marah.

Marah itu seperti sebuah hobi... Hmm... ngeri juga ya !

Ada gak ya dikehidupan nyata seperti itu? Mungkin jangan sampai terjadi ya...



Balik ke cerita...

Melihat anaknya yang sangat mudah sekali marah dan sedikit-dikit menyalahkan orang lain, orang tuanya langsung berpikir.

Gimana cara saya untuk meredam atau membuat anak saya itu menjadi tidak mudah marah lagi.

Akhirnya terbetik ide yang cukup gila...

Ayah anak itu menyuruh anak buahnya untuk menghukum anaknya dan diikat dalam sebuah tembok yang ada tiangnya.

Kemudian ayah itu berkata kepada anaknya, "Anakku kamu akan aku hukum karena sifat mudah marahmu, sehingga ketika kamu marah maka anak buahku akan aku suruh memaku tanganmu."

Ternyata hukuman itu tidak membuat jera anak tersebut.

Sehingga ketika marah, anak buah ayahnya langsung memaku tangannya. Sampai ketika anak itu marah sebanyak 35 kali, maka sebanyak itu pula paku yang menancap ditangannya.

Anak itu benar-benar menderita.

Akhirnya anak itu pelan-pelan mulai sadar. Sehingga berkuranglah paku yang menancap ditangannya.

Setelah anak itu mulai tidak gampang marah lagi. Ayahnya kembali berkata kepada anaknya. "Anakku jika engkau bisa bersabar maka aku akan perintahkan anak buahku untuk mencabut paku yang ada ditanganmu."

Anak itu pun belajar untuk bersabar. Dan pelan-pelan berhasil. Begitu pula dengan paku-paku yang ada ditangannya perlahan-lahan mulai dicabuti sampai tidak tersisa lagi.

"Lihatlah anakku kau telah berhasil menjadi orang yang sabar walaupun jalan yang harus engkau lalui begitu menyakitkan. Itu pula yang terjadi dengan orang yang kamu marahi pasti begitu menyakitkannya."

"Lihatlah ketembok itu bekas paku itu tidak akan hilang walau paku sudah dicabut. Begitu pula dengan orang yang engkau sakiti pasti akan membekas begitu dalam."

"Maka dari itu jauhilah sifat pemarah ini. Sifat yang bisa merusak kehidupanmu."

Semoga bermanfaat...


EmoticonEmoticon